Dah Baca Belum? Panas Lagi Ni!

My Life's Journey

Thursday, October 14, 2010

Doa dan Adab Ketika Turun Hujan...

Sekarang ni kan musim hujan..kat sini sekarang tengah hujan..dan tadi kilat sabung menyabung..ku stop kejap ngadap internet sebab takut nak pegang laptop..huhu..
Terus terfikir nak buat entry tentang doa ketika turun hujan dan adab2 ketika hujan dan kilat ni..dan alhamdulillah ada ku jumpa entry tentang ni utk dishare..
Ku lebih suka bila search tentang doa..doa tu ditulis dengan Bahasa Arab dan bukan ditulis rumi..sebab nanti takut bacaan kita salah..bila salah maksud pun dah jadi lain..nnt kang kita nak mintak lain, lain plak jadinya..huhu

DOa Ketika TuRun Hujan
Ketika melihat hujan telah tuRun, Nabi biasa membaca dOa di bawah ini :
اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا Allahumma shoyyiban naafi’an
“Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang membawa manfaat.” (H.R. Al-BukhaRy)

Jika meRasa takut akan kemudhaRatan hujan, maka Nabi mengajaRkan dOa di bawah ini:
اللَّهُمَّ حَوْلَنَا وَلَا عَلَيْنَا اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
 Allahumma haulanaa walaa ‘alaynaa, Allahumma ‘alal akaami wazharaabi wabuthuunil awdiyati wamanaa bitisy syajari..
"Wahai Tuhanku! TuRunkanlah hujan di sekitaR kami dan janganlah musnahkan kami. Ya Allah! Engkau tuRunkanlah ia di atas gunung-gunung dan bukit-bukau, di lembah-lembah dan tempat tumbuhnya pOkOk-pOkOk.” (H.R. BukhaRi-Muslim)


DOa ketika Terdengar PetiR/Guruh/Halilintar.

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ 
subhanalladzii yusabbihur ra’du bihamidihi wal malaaikatu min khiifatihi
“Maha Suci Allah yang mana guRuh ini mentasbihkan-Nya beseRta memuji-Nya dan juga paRa malaikat mentasbihkan-Nya kaRena takut kepada-Nya.” (H.R. Malik)



Adab Ketika TuRun Hujan dan MendengaR PetiR/Guruh/HalilintaR:
  1. Ber-tasyakkur, yaitu mensyukuri atas segala nikmat Allah beRupa hujan, kaRena dengan hujan itu bumi yang mati menjadi hidup, tanaman menjadi tumbuh dan beRkembang, buah-buahan yang beRaneka waRna dan Rasa beRbuah di mana-mana sehingga dapat dinikmati Oleh manusia dan binatang.
  2. Ber-tadabbur, yaitu mengenali, menganalisa, menghayati, lalu membesarkan kekuasaan Allah pada kejadian hujan, petir dan geledek.
  3. Ber-tafakkur, yaitu memikirkan tentang segala kejadian yang teRjadi kepada manusia, baik yang membawa kemanfaatan mahupun yang menjadikannya bencana. Semua kejadian dalam alam ini merupakan bukti tanda-tanda kebesaRan dan kemahakuasaan Allah.
  4. Ber-taatsur, yaitu terkesan dengan pelajaRan daRi Allah melalui ayat-ayat kauniyah sehingga semakinmempertebal keyakinan hati teRhadap keMahaEsaan dan keMahaKuasaan Allah.
  5. Ber-ta’awwudz, yaitu berlindung diri kepada Allah dari segala segala hal yang akan membawa bencana dan kemadharatan bagi umat manusia. Dengan selalu beRlindung kepada Allah dengan membaca doa-doa yang telah diajarkan. Oleh Rasulullah SAW semOga segala kejadian yang semula akan berakibat buRuk menjadi manfaat dan maslahat bagi manusia.
  6. Ber-taqarrub, yaitu upaya untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah sehingga Allah ta’ala benar-benar meredhai kehidupan kita di dunia dan di akhirat
  7. Ber-taubatan Nasuuha, yaitu memohon ampun atas segala kekhilafan, kesalahan, dosa-dosa dan maksiyat kepada Allah, yang disengaja atau tidak disengaja, yang diketahui atau tidak diketahui dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.


Sumber: Orido


-------------------------
Kalau tak ingat mana2 doa..bila dengar petir dan guruh, baca je "La haula walaa quwwata illa billahil 'aliyyul a'zhiim" banyak2 kali..tu pun dah cukup..Dan pada waktu hujan juga lah salah satu waktu doa kita mustajab..Tadahlah tangan dan berdoa kepada Allah..insyaAllah dimakbulkan..

4 comments:

Solihin Zubir said...

geledek? bahasa apa tu? huhu..

Kalamhati said...

hehe indon kot..rasanya guruh..kena tukar ni..huhu

Radzi bin Osman said...

mohon share & copy.

aishahburhan said...

gelodok bahasa jawa....geledek...entah xpernah pulak dengo...mohon di kongsi ...syukran kathiron...